Jun
13

prioritas Riedl harus diberikan saat skuad tim nasional adalah untuk menanamkan fondasi masa depan.



GOAL FROM Muhamad Rais Adnan Ikuti di twitter

PSSI memutuskan untuk mengangkat kembali Alfred Riedl sebagai pelatih tim nasional (kelompok) -Indone┼╝ja di Piala AFF 2016 tentu ini sangat mengejutkan, bahkan untuk dirinya sendiri mengaku pernah menghubungi Riedl PSSI, seminggu sebelum pengumuman.

Memang, sebelum perhatian pecinta sepak bola negara terbatas pada tiga pelatih lokal, yaitu Nilmaizar, Indra Sjafri, dan Rahmat Darmawan. Semua tiga pelatih bahkan telah melakukan presentasi di depan tim panelis yang dibentuk PSSI. Meskipun setelah itu, Indra mengundurkan diri dari pencalonan.

Tentu saja, banyak mempertanyakan mengapa Riedl lagi? Melakukan tugas-tugas presiden PSSI, Hinca Pandjaitan, saat Riedl diumumkan sebagai pelatih baru untuk tim nasional Indonesia, segera bergegas pernyataan. “Dengan tidak adanya ideal ini, kami berharap semua bisa mendukung dan menerima keputusan ini,” katanya.

Seolah-olah induk organisasi sepakbola Indonesia tahu, pengangkatan Riedl kali ini membawa pro dan kontra. Jelas, meskipun sangat berpengalaman di tingkat Asia Tenggara, Riedl masih belum bisa memimpin tim ia melatih juara Piala AFF dan SEA Games.

Seperti diketahui, Riedl memiliki tim dua kali mengarsiteki Garuda di Piala AFF. Tepatnya di Piala AFF tahun 2010 dan 2014. Dalam hal hasil, masih belum seperti yang diharapkan untuk memberikan tim Merah Putih menjadi juara sepak bola di ajang tertinggi di antara negara-negara Asia Tenggara.

Memang, Piala AFF 2010, Riedl menyebabkan euforia begitu besar, meskipun hanya memberikan tim nasional Indonesia di runner up . Sejak 2014, hasil lebih buruk karena mereka gagal untuk membawa Firman Utina dan kawan-kawan lolos dari babak penyisihan grup.



Seiring dengan Vietnam, semakin baik hasilnya mereka melaju tim nasional negara itu Paman Ho menjadi runner up AFF 1998 cup, serta Vietnam U-23 runner-up SEA Games pada tahun 2003 dan 2005

bagaimana tujuan saat ini? pasti akan sangat sulit bagi setiap pelatih, yang hanya sekitar empat bulan persiapan sebelum Piala AFF terbaru. Selain itu, satu tahun lagi sudah tim nasional Indonesia untuk bersaing di tingkat internasional karena sanksi skorsing dari FIFA.

Tapi, kepercayaan OPA dari Austria telah menetapkan target untuk membawa timnas Indonesia di final. Meskipun, kata dia juga bisa meninjau target didasarkan pada pembagian grup akan digelar pada 2 Agustus, setelah.

seolah-olah menyiratkan, pelatih 66 tahun itu tidak begitu yakin dia dapat memenuhi tujuan-tujuan tersebut. PSSI sebagai bagian yang menunjukkan Riedl, juga terkejut mantan pelatih Vietnam mematok target.

Riedl kembali, bersama dengan Wolfgang Pikal Piala AFF 2016

Fakta bahwa ada saat ini, harus membuat masyarakat Indonesia menjadi lebih realistis lagi, sulit untuk kemudian memenangkan Piala AFF. Selain itu, di tengah-tengah persiapan yang ideal.

Ingat! Realistis, tidak pesimis. Kami mungkin skuad optimis Garuda dapat dimenangkan atau hanya lolos ke final untuk kelima kalinya di Piala AFF nanti, karena apa pun bisa terjadi dalam sepak bola. Meskipun Thailand telah meninggalkan untuk mengejar keuntungan di Asia, Malaysia sudah diatur tur Oceania, serta Vietnam yang menjadi sulit untuk menang. Belum lagi, Filipina sekarang mungkin untuk membuat lumbung gol Indonesia seperti yang mereka lakukan di Piala AFF 2014

pelatih sendiri tim nasional

Indonesia saat ini pemantauan hanya pemain yang berlaga di Indonesia League Soccer ( ISC) A. belum lagi, Riedl akan direpotkan untuk bernegosiasi dengan klub pada lingkup waktu pelatihan sangat ideal di tengah-tengah ramai jadwal ISC A.

lagi, kami realistis awal. Kembali dengan Piala AFF tidak menimbulkan hasil yang memalukan yang baik. Bahkan jika Indonesia keajaiban akan menjadi juara, akan menjadi hadiah terbaik untuk Indonesia pada akhir tahun ini.

Pada saat ini, permainan akan menang atas posisi bermain aktif sebagai striker adalah untuk menumbuhkan fondasi masa depan skuad tim nasional Indonesia. Setidaknya, untuk menyelesaikan pemain untuk SEA Games 2017, serta Olimpiade Asia pada 2018

Tidak pernah lagi, mengandalkan peserta menemukannya. Para pemain penggawa mantan tim nasional Indonesia U-19 era Indra Sjafri, sampai U-23 pemain timnas SEA Games pada tahun 2015, merupakan prioritas cukup layak. Setelah, penampilan mereka sekarang lebih matang di ISC A.

Riedl mulai memantau pemain baru di sisa waktu mempersiapkan sekitar empat bulan untuk Piala AFF 2016

Plus, beberapa pemain yang meroket di ISC A, serta beberapa wajah lama masih memenuhi syarat untuk memperkuat skuad Garuda. Karena bagaimanapun, masih membutuhkan pemain berpengalaman di tingkat internasional untuk menjaga keseimbangan tim. Mudah-mudahan Riedl benar-benar menyadari pernyataan itu akan menghadirkan wajah baru di skuad untuk skuad Piala AFF nanti.

Akhirnya, Riedl saat ini direncanakan, harus diberikan dukungan penuh dari semua pihak. Karena tanpa dukungan dari semua pihak, mantan pelatih Palestina apa yang direncanakan tidak akan bekerja. Mudah-mudahan, tim nasional kita dapat berbicara banyak di episode ketiga bersama Riedl di Piala AFF nanti.

Comments Off on CATATAN: Alfred Riedl dan Indonesia Jika realistis
© agen sbobet | ibcbet terpercaya